Ilkomab’s Weblog

Januari 12, 2009

DOWNLOAD FILE PRESENTASI WEB SERVER & BROWSER

Filed under: 1 — ilkomab @ 4:33 am

ini URL buat download file presentasi kami:

http://rapidshare.com/files/182309683/PTI.ppt.html

silakan di sedot..

November 26, 2008

Fitur – fitur Pendukung Web Browser

Filed under: 1 — ilkomab @ 11:04 am

Penjelajah web bisa dibedakan lewat fitur-fitur yang mereka dukung. Browser modern dan halaman web biasanya menggunakan banyak fitur dan teknik yang tidak ada pada masa-masa awal web. Disebabkan adanya perang penjelajah web, fitur-fitur Web dan penjelajah web semakin cepat dikembangkan.

Berikut daftar beberapa elemen dan fitur-fitur tersebut:

· Internet relay chat (IRC) untuk mendukung chatting, dan dapat digunakan sebagai e-mail client. Protokol yang didukung termasuk network news transfer protocol (NNTP), simple mail transfer protocol (SMTP), Internet message access protocol (IMAP), dan post office protocol (POP).

· Fitur standart lainnya dari browser adalah dukungan terhadap active content/JavaScript (Dynamic HTML) and Cookies, sebagian besar pengguna internet melakukan browsing tanpa mengetahui apa proses yang terjadi dibalik interaksi dengan internet. Active content misalnya Javascript atau HTML yang dinamis (DHTML) dan cookies yang mungkin memunculkan resiko tersebunyi jika aktif/ditampilkan di browser ataupun email client.

Bagian – bagian dari fitur web browser adalah sebagai berikut:

  • Active content digunakan untuk meningkatkan functionality atau menambah kemudahan disain dimana halaman web didasarkan pada scripts yang mengeksekusi program pada web browser. Scripts inilah yang sering digunakan untuk download atau mengeksekusi kode-kode/script yang beresiko pada komputer pengguna. Tidak selalu JavaScript dan and active content berbahaya meskipun merupakan cara yang umum digunakan oleh penyusup. Sementara itu cookies mungkin sekali mengkoleksi dan menyimpan informasi selama pengguna menjelajahi internet.

  • Session cookies menyimpan informasi selama pengguna menggunakan browser.

  • Bookmark manager merupakan petunjuk kesuatu URL dan hampir semua web browser mendukung fitur ini. Mempermudah dalam melakukan katalog dan akses pada suatu halaman web yang telah atau akan dikunjungi tanpa harusmengingat URL-nya.

  • Fasilitas Caching dari isi halaman web memungkinkan misalnya halaman web dan gambarnya dengan tujuan untuk mereduksi penggunaan bandwidth, mengurangi kesibukan web server, mencegah terjadinya lag. Browser mendukung berbagai tipe media melalui plugin seperti Macromedia Flash dan QuickTime.

  • Fitur autocompletion pada pengisian alamat URL dan pengisian data pada form form data merupakan fitur yang disediakan oleh banyak text editors, word processor, dan tentunya web browser. Fitur ini mempunyai kemampuan memprediksi kata atau frase yang mungkin akan diketikan oleh user tanpa user harus mengetik secara lengkap.

  • Tabbed document interface (TDI) merupakan fitur yang banyak dijumpai pada perangkat lunak berbasis grafis (graphical user interfaces (GUI)), sebuah TDI memungkinkan beberapa dokument ditampilkan pada satu jendela, dan menggunakan tab sebagai alat navigasi. Kemampuan web browser dalam menanggulangi iklan pop-up yang sering muncul jika kita membuka jendela baru, juga perlu dipertimbangkan. Selain itu adakah kemampuan advert filtering yaitu kemampuan untuk mencegah munculnya isi yang bersifat iklan pada suatu halaman web? Atau adakah kemampuan mencegah phishing yaitu kegiatan kriminal yang umumnya berusaha menumpulkan informasi penting dan sensitive misal password atau nomor kartu kredit. Kebanyakan phishing dilakukan menggunakan email atau instant message.

Sejarah Perkembangan Mozilla Firefox

Filed under: browser — ilkomab @ 6:07 am

Mozilla Firefox (aslinya bernama Phoenix dan kemudian untuk sesaat dikenal sebagai Mozilla Firebird) adalah penjelajah web antar plartfrom gratis yang dikembangkan oleh Yayasan Mozilla dan ratusan sukarelawan. Versi 3.0 dirilis pada 17 Juni 2008.
Sebelum rilis versi 1.0-nya pada 9 november 2004, Firefox telah mendapatkan sambutan yang sangat bagus dari pihak media, termasuk dari Forbes dan Wall street journal. Dengan lebih dari 5 juta download dalam 12 hari pertama rilisnya dan 6 juta hingga 24 November 2004, Firefox 1.0 adalah salah satu perangkat lunak gratis, sumber terbuka (open-source) yang paling banyak digunakan di antara pengguna rumahan.
Melalui Firefox, Yayasan Mozilla betujuan untuk mengembangkan sebuah browser web yang kecil, cepat, simpel, dan sangat bisa dikembangkan (terpisah dari Mozilla Suite yang lebih besar). Firefox telah menjadi fokus utama perkembangan Mozilla bersama dengan client e-mail Mozilla Thunderbird, dan telah menggantikan Mozilla Suite sebagai rilis browser resmi Yayasan Mozilla.
Di antara fitur populer Firefox adalah pemblokir pop-up yang sudah terpasang di dalamnya, dan sebuah mekanisme pengembangan (extension) untuk menambah fungsionalitas tambahan. Meskipun fitur-fitur ini sudah tersedia untuk beberapa lamanya di browser-browser lainnya seperti Mozilla Suite dan Opera, Firefox merupakan browser pertama yang mendapatkan penerimaan dalam skala sebesar ini. Firefox ditargetkan untuk mendapat sekitar 10% pangsa pasar Internet Explorer keluaran Microsoft (browser paling populer dengan margin yang besar (per 2004) hingga tahun 2005, yang telah disebut oleh banyak orang sebagai tahun kembalinya perang browser.
Firefox telah mendapatkan perhatian sebagai alternatif kepada Internet Explorer sejak Explorer dikecam karena tuduhan ketidakamanannya—pihak yang setuju terhadap anggapan ini mengatakan Explorer tidak mengikuti standard web, menggunakan komponen ActiveX yang sering membahayakan, dan kelemahannya terhadap pemasangan spyware dan malware—dan kurangnya fitur-fitur yang dianggap pemakai Firefox penting. Microsoft sendiri telah merespons bahwa mereka tidak menganggap jika isu-isu mengenai keamanan dan fitur Explorer perlu dikhawatirkan.
Versi 2.0 diluncurkan pada 24 Oktober 2006. Pada versi 2.0 ini, Mozilla mempunyai bug (kelemahan) yaitu akan “crash” jika membuka web page (halaman Web) yang sangat besar dan memiliki JavaScript, namun hal ini telah diperbaiki.
Versi 3.0 yang diluncurkan pada 17 Juni 2008 merupakan versi pertama yang mendukung antarmuka Bahasa Indonesia.

Perkembangan Internet Explorer

Filed under: browser — ilkomab @ 6:05 am

Di awal tahun 1990, di awal sejarah hingga sampai ke dalam Dunia Web yang luas sungguh sangat memprihatinkan karena pemakai yang relatif sedikit dalam berhubungan dengan jaringan global ini. Mereka memakai aneka-rupa membagikan perangkat lain dan perangkat halus bagi Microsoft Windows® dengan membedah sistem.
Pada tahun 1995, Microsoft mengadakan Strategi Internet sehari dan mengumumkan janjinya dengan menambahkan kemampuan Internet pada semua produknya. Di fulfillment pengumuman itu, Microsoft Internet Explorer tiba sebagai baik graphical Jaringan browser maupun nama untuk seset teknologi.
1995: Internet Explorer 1.0
Pada Juli 1995, Microsoft mengeluarkan Windows dengan menjalankan sistem, yang memasukkan bantuan yang terpasang dengan tombol penyetel ke atas untuk menciptakan jaringan kerja dan TCP/IP (Protokol Kontrol Pengiriman/Protokol Internet), karena teknologi pokok berhubungan dengan Internet. Dijelaskan sampai pada kepentingan umum yang semakin meningkat di Internet, Microsoft menciptakan dan menambahkan hingga sampai dengan sistem yang menjalankan dan menganggap Internet Explorer 1.0. Debut waktu Windows 95 dengan Internet Explorer, menjadikan Internet Explorer menjadi lebih banyak lagi dicapai bagi banyak orang.
Teknologi Internet Explorer semula dikapalkan sebagai Internet Jump start Kit di Microsoft Plus! Untuk Windows 95. Internet Explorer mengganti keperluan karena instalasi manual yang tidak praktis dalam melangkah bila diperlukan oleh banyak shareware browsers.
1995 : Internet Explorer 2.0
Pada November 1995, Microsoft mengeluarkan browser terlebih dulu, Internet Explorer 2.0, yang mendukung baik pemakai Windows Macintosh maupun sebanyak 32 bit. Dengan Internet Explorer 2.0 datang beberapa teknologi Internet baru yang menawari pengembangan Jaringan dan perancang kekuasaan untuk mendesain Web Site media yang aman dengan kemampuan pelacakan. Internet Explorer 2. 0 adalah teknologi memperkenalkan Secure Socket Layer (SSL) protokol serta bantuan untuk HTTP, Bahasa Keperagawatian Realiti Maya (VRML), dan Internet newsgroups.
1996 : Internet Explorer 3.0
Pada Agustus 1996, Microsoft betul-betul mengeluarkan kembali teknologi Internet Explorer, yang termasuk dengan roman revolusioner untuk waktu. Didesain untuk Windows 95, Internet Explorer 3.0 adalah teknologi yang menawari bagian yang berguna dan dengan segera dapat menarik pemakai, termasuk Pos Internet dan Berita 1.0 dan Windows Address Book. Dan bertambah, Microsoft NetMeeting® dan Windows Media Player. Sekarang Internet Explorer browser bisa mendasar pada berkas GIF dan JPG, memainkan berkas baik pada MIDI, dan bermain dengan mengakases audio berbaris tanpa bantuan.
Bagi pengembangan Jaringan, teknologi Internet Explorer 3.0 mengantarkan model dengan menyusun secara fleksibel dan dengan pilihan bahasa yang dikembangkan. Perancang jaringan juga menerima hasil yang lebih bisa ditebak, terimaksih kepada Cascading Style Sheets (CSS). Moreoever, Internet Explorer 3.0 yang didesain untuk memperbolehkan pengembang Jaringan memperpanjangnya dengan mudah pada waktu ketika ukuran Internet sedang cepat berkembang.
1997: Internet Explorer 4.0
Desain dari Windows 95, Windows 98, dan Windows NT®, teknologi Internet Explorer 4.0 adalah ibarat seorang pemain depan dengan langkah berarti. Bagi pengembang Jaringan, tambahan Dynamic HTML (DHTML) menandakan langkah berikutnya di pola Jaringan. DHTML memberi pengembang Jaringan lebih banyak kontrol tentang isi dan gaya yang membuat kesempatan yang dulunya sudah mungkin hanya dengan lamaran perangkat halus.
Kemungkinan Web Pages menjadi lebih banyak lagi interaktif— pemakai bisa memperluas menu dengan tombol atau penyeretan tampilan dan benda di sekitarnya. Rupanya jaringan memulai lebih banyak seperti lamaran dan permainan bahwa orang biasa mengurangi rentetan statis halaman.
Dengan Internet Explorer 4.0, Microsoft Outlook® Express 4.0 juga dilantik untuk pertama kalinya sebagai peningkatan ke Pos Internet dan Berita. Bagian ini yang terpasang tetap memperbaiki pemakai dengan cara mengirim, menerima, dan mengumpulkan buku e-mail dan alamat mereka.
1998 : Internet Explorer 5.0
Pada September 1998 pembebasan teknologi Internet Explorer 5.0, pengembang dapat mampu untuk mendesain beberapa Jaringan yang lebih spesifik. Kemampuan DHTML diperluas, memberikan pengembangan Jaringan lebih banyak keluesan dan tenaga untuk membuat Web Site interaktif.
Sekarang personalisasi menjadi fokus pokok sewaktu  Jaringan yang berpusat di DHTML muncul. Pemakai dapat menemui jaringan yang ada di Web— misalnya, laporan biaya secara otomatis bisa membentuk sendiri berdasarkan tempat personalisasi pemakai. Dengan kemampuan menyusun yang diperluas, teknologi Internet Explorer 5.0 menolong penerima tamu pada era baru perdagangan.
2001 : Internet Explorer 6
teknologi Internet Explorer 6 dikeluarkan dengan Windows XP pada tahun 2001 secara lebih pribadi, dan dapat diandalkan, dengan teknologi yang fleksibel daripada versi sebelumnya. Karena kebebasan pribadi dan keamanan sudah menjadi prioritas pelanggan, Microsoft menggunakan alat yang dapat menyangga Platform for Privacy Preferences (P3P), teknologi yang dikembangkan oleh World Wide Web Consortium (W3C).
Dari pemakai rumah yang dengan sederhana melihat-lihat isi pada Jaringan, dan administrator menyebarkan serta mengurusi beberapa teknologi Internet Windows, kepada pengembang Jaringan yang memberikan isi Jaringan, teknologi Internet Explorer 6 menyediakan kebebasan untuk mendapatkan yang terbaik dari Internet.

Internet Information Service

Filed under: lainnya — ilkomab @ 5:13 am

IIS atau Internet Information Services atau Internet Information Server adalah sebuah HTTP web server yang digunakan dalam sistem operasi server Windows, mulai dari Windows NT 4.0 Server, Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Layanan ini merupakan layanan terintegrasi dalam Windows 2000 Server, Windows Server 2003 atau sebagai add-on dalam Windows NT 4.0. Layanan ini berfungsi sebagai pendukung protokol TCP/IP yang berjalan dalam lapisan aplikasi (application layer). IIS juga menjadi fondasi dari platform Internet dan Intranet Microsoft, yang mencakup Microsoft Site Server, Microsoft Commercial Internet System dan produk-produk Microsoft BackOffice lainnya.

IIS telah berevolusi semenjak diperkenalkan pertama kali pada Windows NT 3.51 (meski kurang banyak digunakan) hingga IIS versi 6.0 yang terdapat dalam Windows Server 2003. Versi 5.0 diintegrasikan dalam Windows 2000, sedangkan Windows XP Professional memiliki IIS versi 5.1. Windows NT 4.0 memiliki versi 4.01 yang termasuk ke dalam add-on Windows NT Option Pack. Dalam Windows NT 4.0 Workstation atau Windows 95/98, IIS juga dapat diinstalasikan sebagai Microsoft Personal Web Server (PWS).

Fitur
Terintegrasi dengan Windows NT secara penuh (sistem keamanan, auditing, dan izin akses NTFS)
Mendukung penuh protokol HTTP versi 1.1
Sudah mencakup protokol FTP
Dukungan terbatas untuk protokol SMTP
Dukungan untuk protokol NNTP
Dukungan untuk protokol keamanan SSL
Dapat digunakan sebagai platform di mana aplikasi web berjalan, yakni dengan menggunakan Active Server Pages (ASP), ASP.NET, Internet Server API (ISAPI), Common Gateway Interface (CGI), Microsoft .NET Framework, Microsoft Visual Basic Scripting (VBScript), JScript, dan beberapa bahasa skrip yang dapat diinstalasikan seperti Perl atau PHP.
Mengizinkan aplikasi web untuk dijalankan sebagai proses yang terisolasi dalam ruangan memori yang terpisah untuk mencegah satu aplikasi membuat crash aplikasi lainnya.
Dapat diatur dengan beberapa cara: Microsoft Management Console, via web browser, atau menggunakan skrip Windows Scripting Host.
Bandwidth throttling yang dapat mencegah sebuah situs web memonopoli bandwidth yang tersedia.

November 19, 2008

jenis jenis web server

Filed under: web server — ilkomab @ 6:55 am

ini adalah jenis-jenis web server yang biasa digunakan :

  1. Apache Web server – the HTTP web server
  2. Apache Tomcat
  3. Microsoft Windows server 2003 Internet Information Service (IIS)
  4. Light HTTP
  5. Jigsaw
  6. Sun java system web server
  7. Xitami web server
  8. Zerus web server

Oktober 12, 2008

Opera 9.0

Filed under: browser — ilkomab @ 10:36 am

Opera merupakan salah satu dari tiga browser yang paling banyak digunakan di dunia. Opera kali pertama diluncurkan pada tahun 1996 sebagai shareware. Kala itu Opera 2.0 adalah satu-satunya lawan yang tangguh bagi Internet Explorer, karena bukan hanya interface-nya saja yang berbeda namun fungsi yang dimiliki browser ini sangat beragam. Ambil saja contoh fungsi tabbed browser yang saat ini digunakan oleh kebanyakan browser. Opera adalah browser pertama yang meng aplikasikan fungsi ini ke dalam browser-nya.

fungsi yang ditambahkan adalah adanya tampilan secara thumbnail dari tab yang ingin Anda buka. Caranya cukup dengan memindahkan kursor mouse ke tab yang Anda inginkan, kemudian isi dari tab tersebut akan muncul dalam bentuk thumbnail.

Pada interface dari Opera tersebut, di sisi sebelah kiri disediakan side bar yang bisa tampil saat Anda mengarahkan kursor mouse ke sisi kiri dari Opera. Saat Anda klik, side bar tersebut akan muncul dan menampilkan beberapa tombol shortcut dari bookmarks, history, widgets, notes, transfer, dan links. Fungsi tambahan yang cukup menarik dan membantu untuk Anda yang membutuhkan akses tombol-tombol tersebut secara cepat.

Beberapa fungsi baru yang bisa Anda temukan saat menggunakan Opera 9.0 antara lain adalah:
– Content Blocking atau yang biasa dikenal dengan AdBlock.
– BitTorrent terintegrasi.
– Opera Widgets.
– Kemampuan untuk membuat search engine dari textfi eld.
– Site Spesifi c Preferences (pop-up blocking, cookies, scripts, user style sheets, useragent masking).
– New Installer. Tersedia dalam 30 Bahasa.
– Integrated Source Viewer.
– Untuk advanced setting confi guration cukup ketikkan perintah opera:config.
– Tampilan thumbnails untuk setiap tab saat Anda meletakkan kursor mouse di atasnya.

Opera adalah browser yang kali pertama menerapkan tabbed browsing, kali pertama yang mendukung RSS, dan sekarang adalah satu-satunya browser yang terintegrasi sebagai BitTorrent client serta memiliki fungsi tab thumbnail (meskipun IE 7 memiliki fungsi yang hampir sama). Belum lagi fungsi dan fitur lain yang disertakan sangat membantu Anda dalam melakukan browsing. Namun tetap saja, entah kenapa browser ini kurang mendapat tempat dihati para user, yang saat ini sudah sangat familiar dengan Firefox.

Sejarah Opera

Filed under: browser — ilkomab @ 10:35 am

Sekitar tahun 1992, Jon Stephenson von Tetzchner dan Geir Ivarsey merupakan bagian dari sebuah grup riset di Televerket (sebuah perusahaan telpon asal Norwegia yang sekarang bernama Telenor). Grup teresbut mengambil peranan dalam mengembangkan ODA (Open Document Architecture), yaitu sebuah standar sistem penyimpanan dan pengambilan dokumen, gambar dan yang lainnya.

Grup ini juga mendirikan server Internet pertama di Norwegia dan home page di tahun 1993. Tapi mereka merasa bahwa browser yang mereka gunakan yaitu Mosaic mempunyai struktur yang biasa-biasa saja untuk digunakan secara efektif pada saat bowsing. Oleh karena itu, grup ini tergerak untuk membuat sebuah web browser yang baru dari awal.

Diinspirasikan oleh proyek ODA tadi, mereka melihat suatu pasar potensial untuk membangun sebuah browser yang bisa beradaptasi dengan segala macam struktur web. Di akhir tahun 1995, Televerket berubah namanya menjadi Telenor dan disitulah perusahaan Opera Software dibangun. Produk mereka kemudian diberi nama MultiTorg Opera dan dengan secara cepat digunakan oleh komunitas Internet pada saat itu karena fitur Multiple Document Interface dan sidebar-nya yang membuat browsing beberapa halaman secara sekaligus menjadi lebih mudah.

Opera telah memelopori banyak fitur yang kemudian ditiru oleh browser lainnya. Contohnya, Opera adalah browser pertama yang mengintegrasikan gerakan mouse (mouse gesture) sebagai cara yang mudah untuk navigasi situs. Opera juga memiliki beberapa fitur orisinil, termasuk loading halaman di background, notes, penggantian skin, sesson management dan lain-lain. Selanjutnya Opera menjadi lebih terkenal dan sedikit “nakal” karena Multiple Document Interface yang bisa dibilang mendobrak tradisi web browser yang telah ada.

Internet Explorer

Filed under: web server — ilkomab @ 10:24 am

Internet Explorer, disingkat IE atau MSIE, adalah sebuah browser web proprieter yang gratis dari Microsoft. Ia tersedia untuk kebanyakan versi Microsoft Windows, namun Microsoft telah berhenti mengeluarkan versi ter-update untuk semua platform kecuali Windows XP. Untuk beberapa waktu lamanya, Microsoft juga mengeluarkan Internet Explorer untuk Mac (yang berdasarkan mesin pengarsir yang berbeda) dan versi-versi untuk penggunaan melalui X Window System pada Solaris dan HP-UX,tetapi kini mereka sudah tidak dikembangkan.

Internet Explorer hingga kini masih merupakan browser web yang paling banyak digunakan, meliputi 93.7% dari keseluruhan penggunaan browser menurut sebuah perusahaan penganalisa web WebSideStory. Explorer diikutkan sebagai browser default di semua versi Microsoft Windows sejak Windows 95 OSR-2.

Windows XP Service Pack 2 keluaran Microsoft beberapa lama ini menambah beberapa fitur keamanan penting kepada Internet Explorer, termasuk firewall Windows yang sudah diupdate dan pemblokir pop-up. Ini dilakukan untuk meredam kekhawatiran mengenai spyware yang telah menyerang Explorer dengan berat. Microsoft menganjurkan para pengguna untuk mengupdate Microsoft Windows (melalui Windows Update) secara berkala.

Keamanan

Di bawah pengawasan media yang ketat karena besarnya jumlah penggunanya, eksploitasi terhadap “lubang” keamanan Internet Explorer telah mengakibatkan IE mendapatkan reputasi sebagai browser utama (ini termasuk Safari, Mozilla Firefox, Mozilla and Netscape, Opera, dan Konqueror) yang paling tidak aman. Microsoft secara berkala mengeluarkan patch keamanan yang bisa didownload secara otomatis dan dipasang untuk mengupdate browsernya.

IIS atau Internet Information Services atau Internet Information Server adalah sebuah HTTP web server yang digunakan dalam sistem operasi server Windows, mulai dari Windows NT 4.0 Server, Windows 2000 Server atau Windows Server 2003. Layanan ini merupakan layanan terintegrasi dalam Windows 2000 Server, Windows Server 2003 atau sebagai add-on dalam Windows NT 4.0. Layanan ini berfungsi sebagai pendukung protokol TCP/IP yang berjalan dalam lapisan aplikasi (application layer). IIS juga menjadi fondasi dari platform Internet dan Intranet Microsoft, yang mencakup Microsoft Site Server, Microsoft Commercial Internet System dan produk-produk Microsoft BackOffice lainnya.

IIS telah berevolusi semenjak diperkenalkan pertama kali pada Windows NT 3.51 (meski kurang banyak digunakan) hingga IIS versi 6.0 yang terdapat dalam Windows Server 2003. Versi 5.0 diintegrasikan dalam Windows 2000, sedangkan Windows XP Professional memiliki IIS versi 5.1. Windows NT 4.0 memiliki versi 4.01 yang termasuk ke dalam add-on Windows NT Option Pack. Dalam Windows NT 4.0 Workstation atau Windows 95/98, IIS juga dapat diinstalasikan sebagai Microsoft Personal Web Server (PWS).

Awal Sejarah Internet Indonesia

Filed under: lainnya — ilkomab @ 9:56 am

RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia yang mungkin kurang banyak dikenal oleh khalayak Internet Indonesia di tahun 2000 ini. Masing-masing personal telah mengkontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia. Pada waktu itu di awal tahun 1990-an jaringan Internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network. Semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa diantara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia hari ini yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktifitasnya terutama yang melibatkan perdagangan Internet.

Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat di lihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul “jaringan komputer biaya murah menggunakan radio” di akhir tahun 1990 / awal 1991-an. Juga beberapa artikel pendek di Majalah Elektron Himpunan Mahsiswa Elektro ITB di tahun 1989-an. Kebetulan saya adalah penulis sebagian dari artikel-artikel tersebut. Tidak terasa waktu demikian cepat berlalu, tanpa terasa hal itu telah melewati kita semua lebih dari 10 tahun yang lalu.

Inspirasi tulisan-tulisan awal Internet Indonesia datangnya dari kegiatan kami di amatir radio khususnya rekan-rekan di Amatir Radio Club (ARC) ITB di tahun 1986-an. Bermodal pesawat Rig HF SSB Kenwood TS430 milik Harya Sudirapratama YC1HCE dengan komputer Apple II milik YC1DAV sekitar belasan anak muda ITB seperti Harya Sudirapratama YC1HCE, J. Tjandra Pramudito YB3NR (sekarang dosen di UNPAR), Suryono Adisoemarta N5SNN (sekarang dosen di Texas,US) bersama saya YC1DAV kami berguru pada para senior amatir radio seperti Robby Soebiakto YB1BG, Achmad Zaini YB1HR, Yos YB2SV, YB0TD di band 40m. Mas Robby Soebiakto YB1BG merupakan suhu diantara para amatir radio di Indonesia khususnya untuk komunikasi data packet radio yang kemudian di dorong ke arah TCP/IP, teknologi packet radio TCP/IP yang kemudian di adopsi oleh rekan-rekan BPPT, LAPAN, UI, & ITB yang kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet di tahun 1992-1994-an. Mas Robby Soebiakto YB1BG adalah koordinator IP pertama dari AMPR-net (Amatir Packet Radio Network) yang di Internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP 44.132. Saat ini AMPR-net Indonesia di koordinir oleh penulis YC1DAV. Koordinasi dan aktifitas-nya mengharuskan seseorang untuk menjadi anggota ORARI dan di koordinasi melalui mailing list YBNET-L@ITB.ac.id.

Di tahun 1986-1987-an awal perkembangan jaringan paket radio di Indonesia Mas Robby YB1BG juga merupakan pionir dikalangan teman-teman amatir radio Indonesia yang mengkaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS) yang merupakan jaringan e-mail store and forward yang mengkaitkan banyak “server” BBS amatir radio seluruh dunia agar e-mail dapat berjalan dengan lancar. Di awal tahun 1990-an komunikasi antara saya yang waktu itu berada di Canada dengan panggilan YC1DAV/VE3 rekan-rekan amatir radio di Indonesia dilakukan melalui jaringan amatir radio ini. Dengan peralatan PC/XT dan walkie talkie 2 meteran, komunikasi antara Indonesia-Canada terus dilakukan dengan lancar melalui jaringan amatir radio. Mas Robby YB1BG ternyata berhasil membangun gateway amatir satelit di rumahnya di Cinere melalui satelit-satelit OSCAR milik amatir radio kemudian kami melakukan komunikasi lebih lanjut yang lebih cepat antara Indonesia-Canada. Pengetahuan secara perlahan di transfer melalui jaringan amatir radio ini.

RMS Ibrahim (biasa dipanggil Ibam) motor dibalik operasional-nya Internet di UI, saat tulisan ini ditulis berada di Singapura untuk meneruskan S3. Ibam pernah menjadi operator yang menjalankan gateway ke Internet dari UI yang merupakan bagian dari jaringan universitas di Indonesia UNINET. Protokol UUCP yang lebih sederhana daripada TCP/IP digunakan terutama digunakan untuk mentransfer e-mail & newsgroup. RMS Ibrahim juga merupakan pemegang pertama Country Code Top Level Domain (ccTLD) yang dikemudian hari dikenal sebagai IDNIC (http://www.idnic.net.id).

Muhammad Ihsan adalah staff peneliti di LAPAN Ranca Bungur tidak jauh dari Bogor yang di awal tahun 1990-an di dukung oleh kepala-nya Bu Adrianti dalam kerjasama dengan DLR (NASA-nya Jerman) mencoba mengembangkan jaringan komputer menggunakan teknologi packet radio pada band 70cm & 2m. Jaringan tersebut dikenal sebagai JASIPAKTA dengan dukungan DLR Jerman. Protokol TCP/IP di operasikan di atas protokol AX.25 pada infrastruktur packet radio. Pak Ihsan ini yang mengoperasikan relay penghubung antara ITB di Bandung dengan gateway Internet yang ada di BPPT.

Pak Firman Siregar merupakan salah seorang motor di BPPT yang mengoperasikan gateway packet radio bekerja pada band 70cm. PC 386 sederhana menjalankan program NOS di atas sistem operasi DOS digunakan sebagai gateway packet radio TCP/IP. IPTEKNET masih berada di tahapan sangat awal perkembangannya saluran komunikasi ke internet masih menggunakan X.25 melalui jaringan SKDP terkait pada gateway di DLR Jerman.

Putu sebuah nama yang melekat dengan perkembangan PUSDATA DEPRIN waktu masa kepemimpinan Pak Tungki Ariwibowo menjalankan BBS pusdata.dprin.go.id yang hingga saat ini masih beroperasi. Di masa awal perkembangannya BBS Pak Putu sangat berjasa dalam membangun pengguna e-mail khususnya di jakarta Pak Putu sangat beruntung mempunyai menteri Pak Tungki yang “maniac” IT dan yang mengesankan dari Pak Tungki beliau akan menjawab e-mail sendiri. Barangkali Pak Tungki adalah menteri pertama di Indonesia yang menjawab e-mail sendiri. Saya sempat terkagum-kagum memperoleh jawaban e-mail dari seorang menteri Pak Tungki yang waktu itu sedang berada di Amerika Selatan dalam kunjungan kerjanya. Bukan main, seorang menteri tapi tetap menyempatkan diri untuk membalas e-mail.

Mas Suryono Adisoemarta N5SNN di akhir 1992 kembali ke Indonesia, kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh anggota Amatir Radio Club ARC ITB seperti Basuki Suhardiman (sekarang di AI3 ITB), Aulia K. Arief (sekarang di WAHID), Arman Hazairin (sekarang di Telkomsel) di dukung oleh Adi Indrayanto (sekarang S3 di Inggris) untuk mencoba mengembangkan gateway packet radio di ITB. Berawal semangat & bermodalkan PC 286 bekas barangkali ITB merupakan lembaga yang paling miskin yang nekad untuk berkiprah di jaringan PaguyubanNet. Rekan lainnya seperti UI, BPPT, LAPAN, PUSDATA DEPRIN merupakan lembaga yang lebih dahulu terkait ke jaringan di tahun 1990-an mereka mempunyai fasilitas yang jauh lebih baik daripada ITB. Di ITB modem packet radio berupa Terminal Node Controller TNC merupakan peralatan pinjaman dari Muhammad Ihsan dari LAPAN.

Berawal dari teknologi packet radio 1200bps di atas, ITB kemudian berkembang di tahun 1995-an memperoleh sambungan leased line 14.4Kbps ke RISTI Telkom sebagai bagian dari IPTEKNET akses Internet tetap diberikan secara cuma-cuma kepada rekan-rekan yang lain. September 1996 merupakan tahun peralihan bagi ITB, karena keterkaitan ITB dengan jaringan penelitian Asia Internet Interconnection Initiatives (AI3) sehingga memperoleh bandwidth 1.5Mbps (sekarang 2Mbps) ke Jepang yang terus ditambah dengan sambungan ke TelkomNet & IIX sebesar 2Mbps. ITB akhirnya menjadi salah satu bagian terpenting dalam jaringan pendidikan di Indonesia yang menamakan dirinya AI3 Indonesia yang mengkaitkan 25+ lembaga pendidikan di Indonesia.

Jaringan pendidikan ini bukan hanya monopoly ITB saja, jaringan pendidikan lain yang lebih besar lagi adalah jaringan SMK yang dibawahi DIKMENJUR (dikmenjur@egroups.com) yang saat ini telah mengkaitkan 270+ SMK di seluruh Indonesia. Saat ini ada 4000 SMK yang mempunyai potensi yang sangat besar jika berhasil dikaitkan. Belum lagi kalau bisa mengkaitkan 10.000 SMU ke Internet pasti tidak kalah serunya dengan mengkaitkan 1300 PTN / PTS (saat ini baru ~200 PTS/PTN yang terkait) di seluruh Indonesia ke Internet.

Di tahun 1989-1990-an, teman-teman mahasiswa Indonesia di luar negeri mulai membangun tempat diskusi di Internet, salah satu tempat diskusi Indonesia di Internet yang pertama berada di indonesians@janus.berkeley.edu. Berawal dari mailing list pertama di Janus diskusi-diskusi antar teman-teman mahasiswa Indonesia diluar negeri pemikiran alternatif berserta kesadaran masyarakat ditumbuhkan. Pola mailing list ini ternyata terus berkembang dari sebuah mailing list legendaris di janus, akhirnya menjadi sangat banyak sekali mailing list Indonesia terutama di host oleh server di ITB & egroups.com. Mailing list ini akhirnya menjadi salah satu sarana yang sangat strategis dalam pembangunan komunitas di Internet Indonesia.

Di tahun 1994-an mulai beroperasi IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang celah-celah bisnis Internet & masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia. Seingat saya sambungan awal ke Internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah langkah yang cukup nekad barangkali. Lokasi IndoNet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI. Seperti kita ketahui bahwa perkembangan usaha bisnis Internet di Indonesia semakin marak dengan 60-an ISP yang memperoleh lisensi dari pemerintah. Asosiasi ISP (APJII) terbentuk di motori oleh Sanjaya cs di tahun 1998-an. Effisiensi sambungan antar ISP terus dilakukan dengan membangun beberapa Internet Exchange (IX) di Indosat, Telkom, APJII (IIX) & beberapa ISP lainnya yang saling exchange. APJII bahkan mulai melakukan manouver untuk memperbesar pangsa pasar Internet di Indonesia dengan melakukan program SMU2000 yang kemudian berkembang menjadi Sekolah2000.

Perkembangan terakhir yang perlu diperhitungkan adalah trend ke arah e-commerce dan warung internet yang satu & lainnya saling menunjang membuahkan masyarakat Indonesia yang lebih solid di dunia informasi. Rekan-rekan e-commerce membangun komunitasnya di beberapa mailing list utama seperti warta-e-commerce@egroups.com, mastel-e-commerce@egroups.com, e-commerce@itb.ac.id & i2bc@egroups.com. Sedangkan rekan-rekan penyelenggara WARNET banyak berkumpul di asosiasi-warnet@egroups.com, pada tanggal 25 Mei 2000 merupakan hari bersejarah bagi rekan-rekan WARNET – karena telah lahir asosiasi warnet yang ada secara fisik dalam pertemuan di kantor DIKMENJUR. Ketua Asosiasi Warnet adalah rekan Rudy Rusdiah, Bendahara rekan Adlinsyah dan Sekretaris Abdullah Koro. WARNET di Indonesia akan disediakan domain war.net.id.

Older Posts »

Blog di WordPress.com.